Golongan Yang Membaikkan - PEMERINTAH DESA TAMANSARI

Breaking

Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang, Alamat : Jalan Raya Darmaraja-Cibugel KM 06 Antara I Tamansari Sumedang Kode Pos 45375

Golongan Yang Membaikkan





“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)
 
Keduanya Memiliki Tanggung Jawab dan Tujuan Yang Sama

Ulama menurut bahasa adalah kata sifat yang berasal dari kata alim, artinya orang yang mengetahui atau ahli dalam bidang ilmu. Kemudian dari kata sifat dipakai menjadi istilah dan kata nama golongan umat yang mengetahui ilmu-ilmu agama islam, yang dinamakan ulama. Pemakaian istilah itu dipertegas oleh sebuah hadits, “Sesungguhnya ulama adalah ahli waris para Nabi “ (HR. Abu Daud dan Turmudzi).

Peranan seorang umara (pemimpin/penguasa) negara dalam membangun bangsa Indonesia ini tidak pernah luput dari seorang ahli ulama, karena perjuangan seorang ulama dan umara sangat berpengaruh dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Mengapa peranan ulama dan umara begitu sangat berpengaruh? Kita lihat saja sejarahnya ketika memperjuangkan negara Indonesia agar merdeka dari penjajahan, ketika perang kemerdekaan seorang umara dan ulama bersatu untuk berjuang melawan penjajah yang ingin datang menjajah Indonesia sehingga seorang umara menyeru kepada umat untuk bersatu melawan penjajah, bahkan ulama pun menfatwakan bahwa melindungi tanah air sebagian dari wujud keimanan seseorang.

Sosok ulama dan umara hingga saat ini sangat mempengaruhi kehidupan bangsa Indonesia. Selain karena penduduk mayoritas negara Indonesia yang beragama muslim, tetapi juga untuk membentuk masyarakat atau umat yang memiliki akhlak yang baik dan merangkul umat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, salah satunya menjaga kerukunan sesama agama, antar agama dan antara pemerintah serta melaksanakan amar makruf nahyi munkar di tengah-tengah masyarakat atau umat.

Ulama termasuk katagori pemimpin yang di golongkan sebagai pemimpin nonformal. Ulama mengakar di masyarakat dan menjadi panutan karena keluasan ilmu, kepribadian serta keikhlasannya. Sebaliknya pemimpin formal adalah para pejabat dan penguasa yang memiliki legalitas kekuasaan dan diberi amanah untuk mengatur dan memimpin masyarakat yang dalam istilah agama disebut umara.

Ulama dan umara mempunyai tugas dan tanggung jawab di hadapan Allah SWT, karena ilmu dan kekuasaan merupakan amanah Allah. Ilmu harus di gunakan dengan ikhlas dan jujur, kekuasaan harus dijalankan dengan benar dan adil.

Islam dapat tegak dan berkembang dalam kehidupan masyarakat dan negara bila antara ulama dan umara (penguasa) saling menghormati dan menghargai serta bekerja sama dengan niat ikhlas untuk kebaikan umat seluruhnya. Para ulama harus di tempatkan pada posisi dan kedudukannya sebagai pembina umat. Ulama mempunyai tugas utama melakukanTafaqquh fid diin (memberikan pemahaman tentang agama) dan memberikan peringatan kepada masyarakat serta membimbing umat dengan petunjuk-petunjuk ilahiyah (ketuhanan).